Senin, 16 Oktober 2017

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Ms. Word

Menentukan Judul dan Subjudul

Untuk membuat daftar isi secara otomatis, pertama kali yang harus kamu lakukan adalah menentukan terlebih dahulu mana yang jadi judul dan subjudul dari tulisan kamu. Caranya, blok teks yang akan dijadikan judul. Selanjutnya aplikasian style Heading 1.Adapun cara paling mudah mengaplikasikannya adalah sebagai berikut.
  • Pada Ms. Word 2003 dan versi sebelumnya. Pada menu Formatting klik Style box, kemudian pilih Heading 1.
  • Pada Ms. Word 2007, 2010, dan 2013. Di menu Home pada Grup style klik Heading 1.
Aplikasikan Heading 1 untuk judul utama dari setiap bab. Adapun untuk subjudul kamu bisa gunakan Heading 2, Heading 3, dan seterusnya. Jika kamu tidak menyukai warna, jenis atau ukuran font dari berbagai Heading tersebut, kamu bisa mengubahnya dengan mengklik menu “Modify” di setiap Heading tersebut.Membuat Daftar IsiJika sudah menentukan judul dan subjudul yang ingin kamu masukkan ke dalam daftar isi, sekarang saatnya kamu membuat daftar isi tersebut. Namun, terdapat beberapa perbedaan antara cara membuat daftar isi di Microsoft Word 2003 ke bawah dengan cara membuat daftar isi di Microsoft Word 2007 ke atas.Cara Membuat Daftar Isi di Ms. Word 2003 ke Bawah1.   Klik pada area kosong di mana kamu ingin meletakkan daftar isi.
2.   Tampilkan jendela Table of Contens. Caranya adalah dengan membuka menu Insert -> Reference -> Index and Tables (Word 2002 dan 2003) atau Insert – Index and Tables (Word 2000).
3.   Klik pada tab Table of Contents, selanjutnya klik OK
 Cara Membuat Daftar Isi di Ms. Word 2007, 2010, dan 2013
1.   Buka References > Table of Contents.
2.   Kemudian pilih opsi pertama dan kedua yang ada di dalam menu Table of Contents. Kedua opsi ini akan membuat daftar isi secara otomatis berdasarkan judul dan sub judul yang sudah kamu buat sebelumnya.
3.   Jika kamu ingin membuat daftar isi secara manual, maka kamu bisa memilih opsi nomor 3. Namun opsi ini sangat tidak dianjurkan karena akan memakan banyak waktu. Selain itu pekerjaan kamu sebelumnya saat menentukan judul dan subjudul akan menjadi sia-sia.
4.   Selain dua pilihan tersebut, kamu juga bisa memilih opsi “Custom Table of Contents” di bawahnya untuk membuat daftar isis sesuai keinginan kamu.
Jika sudah melakukan langkah-langkah di atas, maka sekarang sebuah daftar isi akan muncul di dokumen kamu. Daftar isi ini akan menampilkan judul serta subjudul yang sudah kamu tentukan sebelumnya. Namun jika kurang puas dengan tampilan serta bentuknya, kamu bisa merubahnya sesuai keinginan kamu.Jika kamu kurang menyukai tampilan judul serta subjudul pada daftar isi sebelumnya. Seperti tampilan ukuran dan jenis huruf, jaraknya, warnanya, dan yang lainnya. Maka kamu bisa merubahnya dengan cara merubah Heading seperti yang sudah dibahas pada bagian pertama.Perlu kamu perhatikan, jangan menggunakan opsi Format -> Font atau Format -> Paragraph karena bisa merusak susunannya. Selain itu, jangan lakukan juga perubahan secara manual untuk mengubah bentuknya. Pastikan kamu selalu melakukan perubahan Header supaya tampilannya tetap konsisten.Selain mengubah tampilan judul serta subjudul, kamu juga dapat mengubah tampilan dari daftar isinya sendiri. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan membuka jendela pengaturan Table of Contens. Adapun caranya adalah sebagai berikut.1.   Pada Ms. Word 2000: Klik daftar isi tersebut, selanjutnya buka Insert -> Table of Contents.
2.   Pada Ms. Word 2002 dan 2003: Klik daftar isi tersebut, kemudian buka Insert -> References -> Table of Contents.
3.   Pada Ms. Word 2007 ke atas: Klik daftar isi, lalu buka References -> Table of Contents -> Insert Table of Contents.
Jika jendela pengaturannya sudah terbuka, kamu bisa merubah beberapa elemen dari daftar isi tersebut. Opsi pertama yang bisa kamu rubah adalah merubah tingkatan judul. Secara default, Ms. Word akan menampilkan tiga tingkatan judul serta subjudul di daftar isi. Kamu bisa mengurangi atau menambahnya ssuai dengan tingkatan judul yang diperlukan dalam dokumen yang kamu tulis.Opsi selanjutnya adalah mengubah gaya atau style dari daftar isi tersebut. Secara default terdapat dua pilihan style yang bisa kamu gunakan. Akan tetapi, kamu juga bisa membuat style yang lain atau mendownloadnya melalui situs resmi Microsoft Office.
                 Tips dan Trik LainnnyaSetelah kamu mengikuti tutorial cara membuat daftar isi yang sudah kita bahas di atas, maka tentunya kamu sudah bisa membuat daftar isi yang baik dan benar. Supaya daftar isimu menjadi lebih sempurna, kita akan memberikan beberapa tips dan trik yang bisa kamu segera praktekkan.Update Daftar Isi

Daftar isi tidak akan melakukan update saat kamu menambahkan judul atau subjudul baru. Oleh karena itu, kamu harus mengupdatenya secara manual.Untuk caranya sendiri adalah dengan menaruh kursor di daftar isi kemudian tekan F9. Kamu juga bisa memperbaharui daftar isi tersebut dengan cara membuka References -> Update Table. Pasikan opsi yang dipilih selalu “Update entire table”.Bedakan dengan Teks LainnyaDaftar isi yang sudah kamu buat akan dianggap sebagai field serta bukan sebagai teks biasa. Untuk bisa membedakannya kamu bisa membuat field tersebut menjadi berwarna abu-abu. Nah, warna abu-abu ini tidak akan tercetak jika kamu mencetak dokumen tersebut dengan printer. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

1.Pada Ms. Word 2003 ke bawah: Buka Tools -> Options -> View, selanjutnya rubah opsi Field Shading menjadi “Always”

2.Pada Ms.Word 2007: Buka logo Office, kemudian pilih Word Options -> Advanced. Jika sudah pada bagian “show document content ” rubah Field Sharing menjadi “Always”.

3.Word 2010 ke atas , buka File – Options – Advanced. Kemudian pada bagian “show document content ” rubah Field Sharing menjadi “Always”.











Cara pemasangan Infus sesuai dengan SPO

Cara pemasangan Infus sesuai dengan SPO (standar prosedur operasional)
25 Oktober 2014   13:37 Diperbarui: 16 Oktober 2017   14:05  117153  0 1

Seperti yang kita tahu dan kita lihat dirumah sakit banyak sekali pasien yang dirawat menggunakan infus pada tangan mereka , nah, Sekarang disini saya memberitahu bagaimana cara memasangkan infus yang benar .Tindakan ini sering merupakan tindakan life saving seperti pada kehilangan cairan yang banyak, dehidrasi dan syok, karena itu keberhasilan terapi dan cara pemberian yang aman diperlukan pengetahuan dasar tentang keseimbangan cairan.
Agar lebih jelas sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu infus dan apa tujuan pemasangan infus sendiri .

Pemberian cairan intravena (infus)

Memasukkan cairan atau obat langsung melalui pembuluh darah vena dalam jumlah dan waktu tertentu dengan menggunakan infus set .seperti ini gambar infus set


Tujuan

1.Mengembalikan dan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh

2.Memberikan obat

3.Transfuse darah dan produk darah

4.Memberikan nutrisi parenteral dan suplemen nutrisi


Disini juga saya akan memberi tahu  persiapan untuk memasang infus sebagai berikut :

Persiapan

1.Persiapan pasien

ØPasien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan


Persiapan alat

ØStandar infus

ØCairan infus dan infus set sesuai kebutuhan

ØJarum / wings needle/abocath sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan

ØPerlak dan tourniquet

ØPlester dan gunting

ØBengkok

ØSarung tangan bersih

ØKassa seteril

ØKapas alkohol dalam tempatnya

Bethadine dalam tempatnya


Penatalaksanaannya

1.Mencuci tangan

2.Memberitahu tindakan yang akan dilakukan

3.Mengisi selang infus

4.Membuka plastic infus set dengan benar

5.Tetap melindungi ujung selang steril

6.Menggantungkan infus set dengan cairan infus dengan posisi cairan infus mengarah keatas

7.Menggantung cairan infus di standar cairan infus

8.Mengisi cairan infus set dengan cara menekan (tapi jangan sampai terendam)

9.Mengisi selang infus dengan cairan yang benar

10.Menutup ujung selang dan tutup dengan mempertahankan kesterilan

11.Cek adanya udara dalam selang

12.Pakai sarung tangan bila perlu

13.Memilih posisi yang tepat untuk memasang infus

14.Meletakkan perlak dan pengalas

15.Memilih vena yang tepat dan benar

16.Memasang tourniquet

17.Deninfeksi vena dengan alcohol dari atas kebawah dengan sekali hapus

18.Buka abocath apakah ada kerusakan atau tidak

19.Menusukan abocath pada vena yang telah dipilih

20.Memperhatikan adanya darah dalam kompartemen darah dalam abocath

21.Tourniquet di cabut

22.Menyambungkan dengan ujung selang yang telah terlebih dahulu dikeluarkan cairannya sedikit, dan sambil dibiarkan menetes sedikit

23.Memberikan plester pada ujung abocath tapi tidak menyentuh area penusukan untuk fiksasi

24.Membalut dengan kassa betadinsteril dan menutupnya dengan kassa steril kering

25.Memberi plester dengar benar dan mempertahankan keamanan abocath agar tidak tercabut

26.Mengatur cairan tetesan infus sesuai kebutuhan pasien

27.Alat-alat di bereskan dan perhatikan bagaimana respon pasien

28.Perawat kembali cuci tangan

29.Catat tindakan yang dilakukan


Evaluasi
Perhatikan kelancaran infus, dan perhatikan juga respon klien terhadap pemberian tindakan.

Dokumentasi
Mencatat tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, hasil tindakan, reaksi  respon klien terhadap pemasangan infus, cairan dan tetesan yang diberikan, nomor abocath, vena yang dipasang, dan perawat yang melakukan ) pada catatan dokumentasi

Nah itu cara memasang infus sesuai spo ( standar prosedur operasional ) yang dapat saya tulis dalam artikel ini semoga dapat bermanfaat.


Copy of  tiara febriani


Selasa, 16 Februari 2016

Hasil Liga Champion Tadi Malam: PSG vs Chelsea 2-1, Gol rahimovic & Cavani


Hasil Liga Champion tadi malam antara PSG vs Chelsea pada Rabu (17/2/2016) disudahi dengan skor 2-1. Adalah Zlatan Ibrahimovic dan Edinson Cavani yang menentukan skor Chelsea vs PSG meski John Obi Mikel sempat menyamakan kedudukan. Kemenangan vital ini, cukup membuat Paris tingal menahan imbang Chelsea di leg kedua 16 besar Liga Champions dua pekan mendatanguntuk lolos ke perempat final.
Bermain di Parc des Princes, tuan rumah PSG menurunkan starting XI terbaik termasuk trio Ibrahimovic-Lucas Moura-Angel Di Maria. Sempat dikhawatirkan karena Ligue 1 yang dianggap tidak kompetitif, faktanya Paris lebih dominan. Menit tujuh, Marco Verratti sudah memaksa kiper Thibaut Courtois melakukan penyelamatan.

Jalan tidak pernah mudah untuk Chelsea, meskipun tandukan Diego Costa sempat membentur mistar di menit 24, memanfaatkan umpan silang Baba Rahman. Paris yang tidak mau terjebak oleh The Blues, lantas unggul di menit 39. Berawal dari pelanggaran Mikel terhadap Lucas, PSG mendapatkan hadiah tendangan bebas.

Zlatan Ibrahimovic yang mengeksekusi bola mengirimnya datar melewati pagar betis yang terkecoh. Bola mengenai Mikel sehingga berubah arah. Courtois hanya terpana mati langkah menyaksikan gawangnya terkoyak. Tapi ini bukan akhir dari Chelsea. Di ujung babak pertama, mereka menyamakan kedudukan.


Umpan tendangan sudut Wilian dari sisi kanan disambut oleh Mikel. Dari jarak dekat, ia menaklukkan Kevin Trapp. Sebuah gol yang pantas untuk Mikel, yang sepanjang 45 menit tertimpa sial. Skor 1-1 merambat ke paruh berikutnya, meski PSG dominan dan terutama menusuk via sayap.
Thibaut Courtois beberapa kali melakukan penyelamatan. Tembakan Angel Di Maria, aksi Lucas Moura, dan percobaan Blaise Matuidi semuanya mentah. Kebekuan akhirnya pecah, justru sesaat setelah pemain pengganti Oscar sempat merepotkan Kevin Trapp. Menit 78, Edinson Cavani yang baru masuk empat menit, menerima umpan lambung terukur yang demikian cantik. Dari sudut sempit, ia mampu menjebol gawang Courtois dan mengembalikan keunggulan PSG.
Tidak ada gol tambahan bagi PSG meski Ibrahimovic punya peluang emas di ujung laga. Skor akhir 2-1, Chelsea punya pekerjaan berat di Stamford Bridge.

Gol: Zlatan Ibrahimovic 38′, Edinson Cavani 78’/ John Obi Mikel 45+
PSG (4-3-3): Trapp; Marquinhos, Silva, Luiz, Maxwell; Verratti (Rabiot 81), Motta, Matuidi (Pastore 81); Di Maria, Ibrahimovic, Lucas (Cavani 74).
Chelsea (4-2-3-1): Courtois; Azpilicueta, Ivanovic, Cahill, Rahman; Mikel, Fabregas; Pedro, Willian, Hazard (Oscar 71); Costa.

Adopted : sidomi.com